Badan Gizi Nasional (BGN) tengah menyiapkan aplikasi khusus untuk menilai layanan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Aplikasi tersebut nantinya memungkinkan kepala sekolah dan guru dari sekolah penerima MBG memberikan penilaian terhadap layanan SPPG secara langsung.
Penilaian dilakukan menggunakan skala satu hingga lima bintang. Sekolah juga dapat mencantumkan catatan apabila menemukan pelayanan yang dinilai belum sesuai.
Juru Bicara BGN Tysa Novenny mengatakan, aplikasi rating MBG disiapkan sebagai saluran evaluasi yang memungkinkan kondisi pelayanan di lapangan tersampaikan langsung kepada BGN.
“Melalui aplikasi rating MBG, kami ingin memastikan suara dari sekolah dapat tersampaikan secara langsung dan menjadi bagian dari proses evaluasi layanan. Kepala sekolah dan guru nantinya dapat memberikan penilaian sekaligus mencantumkan catatan apabila terdapat layanan yang belum sesuai,” ujar Tysa dalam keterangan resminya, Sabtu (26/9/2026).
Melalui aplikasi tersebut, sejumlah aspek pelayanan SPPG akan dapat dinilai, mulai dari ketepatan waktu pendistribusian makanan, kelayakan makanan, hingga kualitas hidangan yang diterima peserta didik.
Rating dan catatan yang diberikan sekolah selanjutnya menjadi bahan evaluasi BGN untuk mengidentifikasi layanan SPPG yang masih perlu diperbaiki.
Menurut Tysa, mekanisme tersebut diharapkan memberikan gambaran kualitas pelayanan SPPG berdasarkan pengalaman sekolah yang berinteraksi langsung dengan pelaksanaan MBG.
Selain aplikasi rating, sekolah tetap dapat menggunakan kanal pelaporan yang telah disediakan apabila menemukan persoalan dalam layanan MBG.
Apabila laporan belum mendapatkan tindak lanjut, sekolah dapat meneruskannya dengan memberikan tembusan kepada BGN agar persoalan tersebut dapat segera diketahui dan ditangani.
BGN berharap kehadiran aplikasi rating MBG dapat memperkuat mekanisme evaluasi dan pengawasan program, sekaligus mendorong SPPG meningkatkan kualitas layanan kepada peserta didik. 
